Jawara RagaRilis Jawara

KANG AKUR SAMPAIKAN REMBUK STUNTING INI SANGAT PENTING KITA LAKUKAN

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Subang tahun 2022 di Ballroom Sawala Ageung II Fave Hotel, Kamis (14/07).

Mengingat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan.

Dalam rangka menerjemahkan dan menjawab segala bentuk tantangan dalam upaya menghadapi Zero New Stunting maka, dalam hal ini tema yang diangkat dalam agenda ini yakni “Bersinergi Dalam Upaya Mewujudkan Zero New Stunting Menuju Subang Jawara”.

Kepala BP4D Kabupaten Subang Hari Rubianto memaparkan tantangan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Subang. “Untuk percepatan penurunan stunting ia mengatakan agar melakukan pendataan dengan baik dan data harus valid, ia juga mengajak kepada seluruh pihak terkait agar bergerak sesuai dengan yang telah direncanakan”

“Ia berharap semoga stunting di Kabupaten Subang bisa secepatnya turun dan kepada pihak terkait agar bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah stunting” tambahnya

Acara dilanjutkan dengan talk show dan diskusi panel dengan narasumber Kabid PPM BAPPEDA Jawa Barat, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang, Kabid PPM BAPPEDA Kabupaten Sumedang, Peneliti ahli madya pangan dan gizi PRTTG BRIN Kabupaten Subang dan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Subang.

Dilanjutkan dengan diberikannya penghargaan kepada Par Penanganan Stunting terbaik, diantaranya:

  1. Kepala UPTD PSA Kec. Patokbeusi sebagai UPTD paling baik dalam pelaporan dan tercepat
  2. Kepala UPTd PSA Kec. Binong sebagai UPTD paling responsif terhadap kasus Stunting.
  3. Kepala UPTD Kec. Kalijati sebagai UPTD yang paling inovatif terkait penanganan Stunting.
  4. Raisyah KPM Kec. Binong sebagai kategori yang paling rajin memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat.
  5. Sri Mulyati, SGz TPG Kec. Jalan Cagak sebagai kategori terbaik dalam pelaporan dan penginput data EPPGM
  6. Suswati AMG TPG Puskesmas Kec. Kasomalang sebagai kategori terbaik dalam pelaporan dan penginputan data EPPGM

Dilanjutkan pada Sambutan pembukaannya Wakil Bupati Subang menyampaikan apresiasi kepada semua yang sudah terlibat dalam upaya penurunan stunting, dalam hal ini Kang Akur sapaan Akrab Wakil Bupati menekankan bahwa perlu kita lakukan penurunan stunting sedini mungkin, agar menghindari dampak jangka panjang yang merugikan.

Tidak hanya itu Kang Akur menambahkan, terhambatnya tumbuh kembang anak yang akan mempengaruhi perkembangan otak, sehingga tingkat Kecerdasan anak akan menjadi tidak maksimal.

Disampaikan pula bahwa hasil studi kasus status gizi indonesia (SSGI) tahun 2021 pravelensi stunting di kabupaten subang adalah 18,1 %. untuk itu kita punya PR untuk melakukan upaya lebih keras lagi agar bisa mewujudkan zero stunting di kabupaten Subang.

Kang Akur menambahkan dalam sambutannya rembuk stunting ini sangat penting kita lakukan , Karena sebagai langkah awal untuk menunjang perencanaan dan penganggaran berbasis data atau informasi guna meningkatkan kesesuaian pengalokasian program kegiatan dari berbagai sektor. untuk itu kegiatan ini tolong ikuti dengan baik.

Akhir sambutannya kang akur mengucapkan syukur yang sebesarnya atas soliditas kinerja yang dibangun saat ini “alhamdulillah hasil prevalensi stunting DI kabupaten subang pada tahun 2021 mengalami penurunan. Dari tahun 2020 dengan total 2,69% menjadi 2,06%. untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada TPPS kabupaten Subang, dan OPD yang telah bersinergi dalam upaya percepatan penurunan stunting ini.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Subang bersama Forkopimda menandatangani dan membacakan berita acara rembuk stunting dan dukungan/ komitmen bersama percepatan stunting di Kabupaten Subang tingkat Kabupaten Subang tahun 2022.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kab. Subang, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Unsur Forkompinda Kabupaten Subang, Ketua TP.PKK , Ketua DWP Kabupaten Subang, para kepala OPD, Pelaku Dunia Usaha, para camat, para pimpinan BUMN/ BUMD, pimpinan perusahaan/perbankan, kepala Puskesmas se-Kab. Subang serta tamu undangan lainnya

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button