Rilis Jawara

Lewat Program YESS Petani Milenial & Anak Muda Subang Semakin Berkembang

Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan perwakilan Kementerian Pertanian RI terkait laporan pelaksanaan Program Youth Entrepreuneurship and Employment Support Services (YESS) Kabupaten Subang di Lokasi Pusat Pengembangan Ketahanan Pangan Subang – Kecamatan Serangpanjang, Selasa (1/6/2021)

Menurut Direktur Polbangtan Bogor bahwa Program YESS merupakan program yang berkesinambungan yang dalam prosesnya dari awal hingga akhir akan terus dikawal dan mendapatkan pantauan dari para mentor hingga kalangan profesional baik pengusaha maupun mitra pelaksana program.Termasuk pelibatan Kementerian dan lembaga lain seperti Kemenkop UKM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Desa, KADIN dan pelaku usaha, tokoh masyarakat dan perbankan.

Mengenai siapa saja yang bisa mengikuti program YESS, Detia menuturkan bahwa pemuda perdesaan di lokasi Program YESS diajukan sebagai calon peserta sasaran dalam hal ini untuk wilayah Jawa Barat adalah Kabupaten Subang, Sukabumi tasikmalaya dan Cianjur. Adapun kriteria penerima program YESS diantaranya: pemuda tani, pengangguran serta pekerja migran Indonesia (PMI). “Intinya semua anak anak muda yang bisa dan mau diajak untuk meningkatkan pendapatannya melalui pengembangan wirausaha pertanian, ” jelasnya.

Menurut plt. Kepala dinas Pertanian Subang Dra. Nenden Setiawati M.Si tujuan kehadiran pihak kementerian pertanian adalah untuk menindaklanjuti laporan hasil pelatihan yang telah berjalan di Kabupaten Subang sejak tahun 2020 yang berjumlah 400 orang.

Dra.Nenden menambahkan bahwa target Program YESS yaitu melatih anak-anak muda agar menjadi Sumber Daya Manusia yang diaaplikasikan menjadi wirausahawan muda. Untuk wilayah Kabupaten Subang Sebanyak 4985 calon CPCL akan mendapatkan pendidikan yang tidak hanya disektor pertanian saja namun di sektor perikanan, peternakan dan UMKM.”Tenaga Honorer Lepas Dinas Pertanian diprioritaskan sebagai narasumber pelatih para CPCL” ujar dra. Nenden yang menjelaskan pula bahwa leading sektor pelatihan ini adalah pusdiklat kementerian pertanian bekerja sama dengan Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Bogor.


Sementara itu Kang Jimat mengungkapkan rasa optimisme nya terkait pelaksanaan Program YESS di Kabupaten Subang akan mampu menarik minat para pemuda dan kaum milenial untuk terjun ke sektor pertanian dan mampu meningkatkan pendapatan para petani milenial dan siap mendukung kesuksesan pelaksanaan program ini. “saya support karena sesuai, Apa yang bisa disupport pemerintah daerah, ayo Saya ingin endingnya bisa meningkatkan pendapatan petani ” tegasnya
Terkait kerjasama Program YESS di Subang yang dilakukan dengan BB Padi kang Jimat mengatakan bahwa dirinya mendukung sepenuhnya dan melalui program YESS ini diharapkan akan muncul para petani milenial Subang yang mampu memajukan dan mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Subang. Dirinya bahkan mendukung salah satu potret Penyuluh THL TBPL, Dedi Mulyadi yang kini menjadi petani milenial dengan beras organik di Subang.


Adapun program YESS akan berjalan mulai bulan Juni yang akan diawali dengan pelatihan Bussines Development Service Provider (BDSP) yaitu unit usaha yang memberi pelayanan bisnis bagi pemuda desa tanggal 2-3 Juni mendatang.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
×

Powered by WhatsApp Chat

× kontak kami ?